Perguruan Tinggi Terbaik Indonesia Tahun 2016 Versi Webometrics

Kabar.tv kali ini menyampaikan informasi tentang Perguruan Tinggi Terbaik Indonesia Tahun 2016 Versi Webometrics sebagai berikut:


ANDA SIBUK BEKERJA, INGIN KULIAH D3 S1 S2  KLIK DISINI


Perguruan Tinggi Terbaik Indonesia Tahun 2016 Versi Webometrics

Dirilis pada tgl 30 Januari 2016, Webometrics menobatkan Harvard University sebagai perguruan tinggi terbaik di dunia dan diikuti oleh Stanford University di posisi ke 2 serta Massachusetts Institute of Technology di posisi ke 3.

Sedangkan untuk Indonesia, Universitas Indonesia sebagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia dan diikuti oleh ITB di posisi ke 2 serta UGM di di posisi ke 3.

Berikut ini selengkapnya 50 besar dari 482 Perguruan Tinggi Indonesia yang dirangking pada Tahun 2016 versi webometrics , yaitu:

1. Universitas Indonesia
2. Institute of Technology Bandung
3. Universitas Gadjah Mada
4. Universitas Diponegoro
5. Universitas Riau
6. Brawijaya University
7. Bogor Agricultural University
8. Universitas Padjadjaran
9. Universitas Sebelas Maret
10. Universitas Syiah Kuala
11. Petra Christian University
12. Universitas Hasanuddin
13. Universitas Airlangga
14. Universitas Udayana
15. Universitas Mercu Buana
16. Universitas Negeri Semarang
17. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
18. Universitas Negeri Yogyakarta
19. Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
20. Universitas Sumatera Utara
21. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
22. Institut Agama Islam Negeri Walisongo Semarang
23. Universitas Andalas
24. Universitas Islam Indonesia
25. Universitas Trisakti
26. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
27. Universitas Lampung
28. Universitas Terbuka
29. Telkom University
30. Universitas Tadulako
31. Indonesia University of Computer UNIKOM
32. Universitas Esa Unggul (Universitas Indonusa)
33. Universitas Bengkulu
34. Universitas Jambi
35. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
36. Universitas Jember
37. Bina Nusantara BINUS University
38. Universitas Katolik Parahyangan
39. Universitas Pattimura
40. Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda
41. Universitas Pelita Harapan
42. Universitas Pendikan Indonesia / Indonesia University of Education
43. Universitas Jenderal Soedirman
44. Widya Manadala Catholic University
45. Gunadarma University
46. Universitas Narotama
47. Institut Sains & Teknologi Akprind
48. Universitas Islam Bandung
49. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
50. Universitas Sriwijaya

Rangking Berdasarkan penelitian mereka bahwa Lembaga yang baik mengelola websitenya dengan baik, dan website yang baik dikelola oleh lembaga baik pula.

Webometrics telah melakukan pemeringkatan terhadap 20.000 perguruan tinggi dari 200 negara, sebanyak 482 di antaranya adalah perguruan tinggi di Indonesia.

Lembaga peringkat berbasis di Spanyol ini merupakan sebuah inisiatif dari Cybermetrics Lab, sebuah kelompok penelitian dari Centro de Ciencias Humanas y Sociales (CCHS).

Indikator web yang digunakan berbasis pada scientomtric tradisional dan bibliometric, dan secara umum tujuannya adalah untuk meyakinkan komunitas akademik dan politik mengenai pentingnya publikasi web yang tidak hanya bisa untuk diseminasi pengetahuan akademik, melainkan juga untuk mengukur aktivitas ilmiah, kinerja dan imbasnya.

Webometrics tidak hanya bisa dilihat dari berapa banyaknya pengunjung atau desain dari website sebuah kampus tertentu, melainkan dari kualitas secara global dan keterlihatan (visibilityi) kampus tersebut (lebih lengkapnya bisa lihat situs ini www.webometrics.info) .

Webometrics menjangkau atau menilai aktivitas dari segenap sivitas akademik kampus, baik formal berupa e-journal dan sejenisnya maupun komunikasi informal.

Webometrics mendasarkan pada data kuantitatif yang dapat dikumpulkan dari berbagai aktivitas kampus dan segenap sivitas akademika kampus dan segenap sivitas akademikanya di dunia maya yang sekiranya memenuhi indikator penilaian.

Webometrics memiliki empat indikator penilaian yakni size atau ukuran keterjangkauan, yakni jumlah halaman web yang dapat dijangkau oleh empat mensin pencari seperti Google, Yahoo, Live Search, dan Exalead.

Visibility atau keterlihatan, yakni jumlah total link eksternal yang unik dan dapat dijangkau oleh Yahoo Search. Dan Rich Files atau banyaknya file yang relevan dengan aktivitas akademik dan publikasi dalam format Adobe Acrobat (pdf), Adobe PostScript (ps), Microsoft Word (doc) and Microsoft Powerpoint (ppt). Keempat data tersebut dapat diakses melalui Google, Yahoo Search, Live Search and Exalead. Serta Scholar atau jumlah paper dan kutipan tiap domain akademik berupa paper, laporan penelitian dan lainnya yang masuk dalam Google Scholar.

Presentase perhitungan Webometrics, visibility (external link) 50 persen, size (web pages) 20 persen, rich files 15 persen, dan scholar 15 persen. Alasan persentase visibility atau keterlihatan sangat besar karena penilaian ini berdasarkan pada pandangan “pasar global baru” mengenai informasi akademik, dimana web ini sangat penting sebagai sarana internasionalisasi kampus.

2627 Total Views 1 Views Today

Berita Terkait:

Berikan Komentar Anda