Sepeda Motor Injeksi Disarankan Pakai Bensin Non-Subsidi

Kabar.tv kali ini menyampaikan informasi tentang Sepeda Motor Injeksi Disarankan Pakai Bensin Non-Subsidi sebagai berikut:

Sepeda Motor Injeksi Disarankan Pakai Bensin Non-Subsidi

bcab375d092aecce9c303b208915ca92_pTeknologi injeksi pada sepeda motor semakin ”membumi”. Bahkan kabarnya maksimal dua tahun ke depan, hampir semua produsen sepeda motor ”menginjeksikan” semua tipe. Masalahnya, tak semua orang familiar dan sadar akan korelasi kualitas bahan bakar dan mesin berteknologi injeksi.

Banyak ditemui, masyarakat mengandalkan bensin murah bersubisidi dengan oktan rendah. KompasOtomotif teringat penjelasan GM Service & Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), M Abidin, dalam berbagai kesempatan, bahwa sebenarnya bensin beroktan tinggi lebih disarankan untuk segmen sepeda motor berteknologi injeksi.

”Bukan tidak boleh dan tidak bisa pakai premium. Tapi tidak disarankan. Pengaruhnya pasti ada, terutama karena tingkat ’kebersihan’ bensin yang tidak baik, menyebabkan komponen FI (fuel injection) yang sensitif jadi mudah tersumbat,” terang Abidin.

Kompresi
Ditambahkan, mesin berteknologi injeksi rata-rata kompresinya dinaikkan. Mio Soul GT misalnya, rasio kompresi 8,9:1 dinaikkan menjadi 9,3:1. Tujuannya untuk membuat sepeda motor lebih irit. Tapi tentu akan tercapai jika “minumnya” sesuai spesifikasi, alias beroktan tinggi.

Semakin besar kompresi, semakin butuh bahan bakar berkualitas. Pakai premium, gejala detonasi alias ngelitik cepat atau lambat muncul. ”Pada dasarnya mesin injeksi minim perawatan, asal kualitas bahan bakar bagus,” jelas Abidin.

Mampet
Bukti berbicara! KompasOtomotif coba kroscek di bengkel-bengkel non-resmi yang sering mengerjakan sepeda motor injeksi. Salah satunya di Palmerah Barat, bengkel Abe Motor. Menurut Andri, salah satu mekaniknya, sering dijumpai pompa bensin sepeda motor sport injeksi macet karena minum premium.

”Gampang, ciri-cirinya aki tekor terus karena pompa bekerja lebih keras akibat kotoran menyumbat filter bensin. Nanti lama-lama injektornya yang mampet. Beda kalau pakai bensin oktan tinggi, nggak ada keluhan,” jelasnya kepada KompasOtomotif, Senin (16/12/2013).

Saran lain dari Andri, rajinlah mengecek kondisi aki. Sepeda motor injeksi memanfaatkan kontrol secara elektrik sehingga arus listrik yang tidak stabil dari aki akan berpengaruh cukup besar. Agar tak mudah tekor, hindari aksesori atau lampu-lampu yang banyak menyedot listrik dan tak sesuai spesifikasi.

Sumber: otomotif.kompas.com

595 Total Views 2 Views Today


Be the first to comment on "Sepeda Motor Injeksi Disarankan Pakai Bensin Non-Subsidi"

Leave a comment

Your email address will not be published.