Berita Terkini: Gadis 16 Tahun Diperkosa Massal, Polisi Buru 6 Pelaku

Kabar.tv kali ini menyampaikan informasi tentang Berita Terkini: Gadis 16 Tahun Diperkosa Massal, Polisi Buru 6 Pelaku sebagai berikut:

Berita Terkini: Gadis 16 Tahun Diperkosa Massal, Polisi Buru 6 Pelaku

perkosaandibrazil

Kasus pemerkosaan terhadap gadis berusia 16 tahun oleh 30 orang pelaku menggemparkan dunia. Kini kepolisian Brasil tengah memburu enam dari puluhan orang pelaku.

Dilansir kantor berita AFP, Selasa (31/5/2016), diperlihatkan dalam tayangan stasiun televisi Globo ada gambar polisi di luar rumah sisi barat Rio de Janeiro. Muncul kabar, di antara para pelaku ada seorang pemain sepak bola berusia 20 tahun yang disebut-sebut sebagai kekasih korban.

Pria tersebut juga diduga menjadi pengambil gambar video selama korban diperkosa. Dalam video tersebut, korban terlihat telanjang di tempat tidur dan tidak sadarkan diri setelah diperkosa secara bergantian.

Sementara dua orang lainnya, dituding mendistribusikan gambar itu ke media sosial. Ada juga seorang pria yang tampak mengambil foto dengan wajah menyeringai tepat di samping korban yang dalam keadaan telanjang.

Ada juga seorang pria lainnya yang digambarkan sebagai penjual obat. Demikian dilaporkan dari situs berita G1.

Sementara dalam wawancara kepada CNN Internasional, gadis ini sempat menceritakan apa yang diingatnya. Ia mengaku sempat melihat sejumlah orang membawa senjata dan menertawakan saat tengah diperkosa.

“Saya tertidur kemudian terbangun di tempat yang sama sekali berbeda dengan seorang pria di bawah saya. Satu di atas saya dan dua memegang tangan saya. Banyak yang menertawakan saya. Saya saat itu dibius. Banyak dari mereka yang membawa senjata. Laki-laki itu menertawakan dan terus berbicara,” terangnya.

Saat ini aparat kepolisian tengah memburu para pelaku yang melakukan aksi bejatnya pada 21 Mei lalu. Kemungkinan pelaku berjumlah lebih dari 30 orang.

Sementara ini polisi baru berhasil menangkap 1 dari 30 orang yang diduga sebagai pelaku pemerkosaan massal ke gadis berusia 16 tahun ini. Identitas pelaku ini tidak dipublikasikan.

Dalam gelaran konferensi pers pada Senin (30/1) waktu setempat, polisi berjanji untuk mengatasi kasus ini. Sementara itu, kondisi korban yang saat ini diamankan di sebuah tempat rahasia mengungkapkan ketidaknyamanannya terhadap salah seorang penyidik, Alessandro Thiers.

“Dia menyalahkan saya. Saya rasa ini adalah alasan mengapa banyak wanita yang tidak berani maju untuk bicara. Mereka mencoba memberatkan (hukuman) saya karena saya yang harus disalahkan dalam aksi pemerkosaan ini,” terang korban dalam sesi wawancara dengan stasiun televisi Globo.

Meski kasus ini menuai simpatik publik Brasil, namun kepala kepolisian sipil yang bernama Fernando Veloso mengatakan keraguanya terhadap cerita gadis tersebut kepada Globo pada Minggu (29/5) lalu. Meskipun terlihat ada cairan dari vagina gadis itu dalam video yang diunggah.

“Tidak ada jejak darah yang dapat Anda lihat pada gambar yang direkam,” terang Veloso.

“Laporan itu bertentangan dengan sudut pandang yang sedang dibentuk oleh orang-orang yang tidak ada hubungannya dengan video,” sambungnya.

Polisi mengatakan, gadis itu melaporkan kejadian yang menimpanya pada empat hari setelah ia diperkosa. Para pelaku diduga memerkosa gadis itu di Rio de Janeiro, kota yang terkenal dengan kasus kejahatan kekerasannya dan akan menjadi tuan rumah Olimpiade pada Agustus mendatang.

Kemarahan publik Brasil ditunjukkan dengan aksi demonstrasi oleh ratusan orang di Rio pada Jumat malam. Mereka membentangkan tulisan ‘Maschismo Kills’ dan ‘No means no’. Sementara itu pendemo di Sao Paulo membuat mural dengan tulisan ‘My body is not yours’ dan ‘I like to wear necklines, that’s not an invitation to rape me’.

2652 Total Views 2 Views Today