5 Mitos Tentang Orgasme

Kabar.tv kali ini menyampaikan informasi tentang 5 Mitos Tentang Orgasme sebagai berikut:

5 Mitos Tentang Orgasme

160440_couplebedsmileMungkin sudah banyak informasi tentang orgasme dari berbagai sumber media seperti buku atau artikel di majalah. Namun karena saking banyaknya, seringkali info-info ini justru membuat bingung. Manakah yang cuma mitos?

Dilansir iDiva, Sabtu (14/12/2013), berikut 5 mitos terkait orgasme pada wanita:

1. Tak Bisa Orgasme Berarti Positif Frigid
Dalam dunia medis, istilah frigid merupakan salah satu gangguan seksual pada wanita. Umumnya dipakai untuk menggambarkan kondisi wanita yang tak bereaksi terhadap rangsangan seksual apa pun.

“Faktanya hanya sepertiga wanita yang mengalami orgasme selama hubungan seksual secara teratur,” ujar Dr Dharika Satyen, seorang ginekolog.

Wanita memang diketahui sulit untuk mengalami orgasme. Oleh sebab itu, jika seorang wanita tak bisa orgasme belum tentu ia seorang frigid. Bisa saja ia hanya membutuhkan stimulasi ekstra dari pasangannya. Anda perlu mencari tahu apa yang disukai oleh tubuh Anda sendiri dan ungkapkan pada pasangan.

2. Orgasme Vaginal Lebih Baik daripada Orgasme Klitoris
Faktanya, orgasme klitoris justru lebih mudah dicapai dibandingkan orgasme vaginal, sehingga cukup banyak wanita yang juga menyukainya. “Wanita umumnya merasa kesulitan dan nyeri selama orgasme vaginal,” ungkap Dr Satyen.

3. Wanita Perlu Orgasme untuk Bisa Menikmati Diri Sendiri
Hubungan seks bisa dikatakan akan selalu terasa menyenangkan, baik Anda mengalami orgasme maupun tidak. Meskipun benar bahwa orgasme merupakan puncak kenikmatan dalam bercinta, namun ketika dikombinasikan dengan tingkat yang tepat dari keintiman, kepuasan lain juga bisa dirasakan oleh Anda dan pasangan.

Bahkan faktanya banyak wanita mengungkapkan bahwa mereka lebih menikmati momen foreplay yang cukup lama, jika dibandingkan dengan orgasme.

4. Wanita Lebih Sulit Orgasme
Faktanya wanita bukanlah lebih sulit orgasme ketimbang pria, melainkan hanya membutuhkan waktu yang lebih lama. Untuk bisa mempercepatnya, cobalah untuk memaksimalkan momen foreplay dan buatlah sesi ‘pemanasan’ yang menggairahkan.

5. Wanita Butuh Pasangan yang ‘Terampil’
Faktanya orgasme pada akhirnya bergantung pada tubuh Anda sendiri. Yang utama adalah kenali tubuh Anda sendiri dan katakan pada pasangan apa yang harus ia lakukan untuk membuat Anda mencapai orgasme. Dengan begitu, setiap gerakan yang ia lakukan akan mempermudah Anda. Selain itu, saat bercinta wanita umumnya juga lebih mudah cemas, sehingga turut mempengaruhi mengapa mereka lebih sulit orgasme.

Hal lain yang perlu diingat adalah bahwa meskipun orgasme merupakan hal yang menyenangkan dan penting, jangan biarkan hal tersebut menjadi target utama. Jangan sampai pula orgasme mempengaruhi kualitas kehidupan seksual Anda dan pasangan. Pada dasarnya dibutuhkan eksperimen dan pembelajaran secara bertahap untuk melakukan hal-hal baru.

 

 

1240 Total Views 2 Views Today


Be the first to comment on "5 Mitos Tentang Orgasme"

Leave a comment

Your email address will not be published.